Cara Terbit Jurnal Scopus Q1 Kebidanan

oleh -846 Dilihat

Terbit Jurnal Scopus Q1 Kebidanan Bersama Mandalika Institute

mandalika-institute-png

Dalam dunia kebidanan, publikasi di jurnal Scopus Q1 bukan hanya soal prestise akademik, tetapi juga kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak. Melalui publikasi yang kuat, penelitian dapat memberikan dampak yang lebih luas, menjadi rujukan kebijakan, serta memperkaya praktik klinis di berbagai negara. Mandalika Institute menawarkan pendekatan komprehensif yang mencakup bimbingan metodologi, review kualitas, penyelarasan gaya selingkung jurnal, dan strategi publikasi yang sesuai dengan standar Q1.

Dengan kombinasi keahlian, jaringan akademik, dan pengalaman pendampingan publikasi internasional, Mandalika Institute menjadi pilihan tepat bagi para peneliti kebidanan yang ingin mencapai tingkat publikasi tertinggi. Artikel ini akan membahas langkah-langkah strategis untuk terbit di jurnal Scopus Q1 serta bagaimana Mandalika Institute dapat menjadi partner terbaik dalam perjalanan akademik Anda.

Cara Terbit Jurnal Scopus Q1 Kebidanan

1. Tentukan Topik Penelitian yang Relevan dan Up-to-Date

Jurnal Q1 sangat selektif terhadap topik. Pastikan penelitian Anda:

  • Menjawab research gap yang jelas.

  • Relevan dengan isu global seperti maternal mortality, breastfeeding management, digital midwifery care, postpartum mental health, ANC/PNC improvement, atau emergency obstetric care.

  • Menggunakan rekomendasi WHO atau guideline internasional sebagai dasar teoretis.

Tips: Lakukan systematic search di Scopus untuk melihat tren 3–5 tahun terakhir.

2. Gunakan Desain Penelitian yang Kuat dan Valid

Jurnal Q1 mengutamakan metodologi yang ketat, antara lain:

  • Randomized Controlled Trial (RCT)

  • Prospective Cohort Study

  • Mixed Methods dengan validitas kuat

  • Systematic Review & Meta-Analysis

Pastikan:

  • Teknik sampling jelas dan representatif

  • Variabel terukur dengan instrumen valid dan reliabel

  • Prosedur penelitian mengikuti standar etik (IRB/KEPK)

3. Tulis Artikel Mengikuti Gaya Selingkung Internasional

Jurnal Q1 menolak banyak naskah karena penulisan kurang rapi. Perhatikan:

  • Struktur IMRAD (Introduction–Methods–Results–Discussion)

  • Referensi terbaru (85% harus 5 tahun terakhir)

  • Bahasa Inggris akademik yang presisi

  • Konsistensi tabel, grafik, dan istilah kebidanan

  • Kutipan menggunakan gaya jurnal (APA, Vancouver, atau lainnya)

Gunakan proofreading profesional atau AI grammar checker sebelum submit.

4. Pilih Jurnal Scopus Q1 yang Tepat

Pastikan jurnal:

  • Berada di Q1 kategori Obstetrics & Gynecology, Midwifery, Nursing Care, atau Public Health

  • Terbit oleh penerbit bereputasi (Elsevier, Wiley, Springer, Taylor & Francis)

  • Memiliki fokus penelitian sesuai bidang kebidanan

Contoh jurnal Q1 yang sering memuat topik kebidanan:

  • Midwifery (Elsevier)

  • Women and Birth

  • Birth: Issues in Perinatal Care

  • Maternal and Child Health Journal

  • Journal of Obstetric, Gynecologic & Neonatal Nursing (JOGNN)

5. Pahami Author Guidelines Secara Mendalam

Baca dengan teliti:

  • Batasan kata

  • Format tabel dan gambar

  • Jumlah referensi

  • Persyaratan ethical approval

  • Template manuskrip

  • Kebijakan open access dan APC (Article Processing Charge)

Kesalahan kecil pada guideline bisa langsung menyebabkan desk reject.

Kesimpulan

Terbit di jurnal Scopus Q1 bidang kebidanan membutuhkan kombinasi penelitian kuat, penulisan berkualitas tinggi, dan pemahaman mendalam tentang standar jurnal internasional. Dengan strategi yang tepat—mulai dari pemilihan topik, penyusunan metodologi, penulisan ilmiah, seleksi jurnal, hingga penanganan revisi—peluang publikasi bisa meningkat secara signifikan. Pendampingan lembaga akademik seperti Mandalika Institute dapat menjadi katalis agar proses publikasi berjalan lebih cepat, rapi, dan berkualitas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.